5 Aturan Penting Agar Sukses Di Pasar Saham

5 Aturan Penting Agar Sukses Di Pasar Saham

Setiap orang memiliki tujuan finansial untuk mendapatkan lebih banyak kekayaan dalam waktu singkat. Dengan sedikit uang yang dimilikinya, banyak orang yang berharap ingin cepat kaya. Banyak orang yang terjun ke pasar saham karena tergiur iming-iming untuk mendapatkan uang dalam jumlah besar dalam semalam. Ada beberapa investor yang sukses mendapatkan kesuksesan dari pasar saham. Oleh karena itu, setiap investor yang terlibat di pasar saham pasti bermimpi untuk menjadi besar suatu hari nanti. Namun, berinvestasi di pasar saham bukanlah sesuatu yang mudah. Ada lebih banyak investor yang kehilangan kekayaannya di pasar saham daripada mereka yang sukses. Agar tetap terlibat dan sukses di pasar saham, penting bagi Anda untuk mengikuti aturan tertentu. Berikut adalah lima aturan penting untuk menjadi sukses di pasar saham:

1. Kenali Diri Anda

Ini mungkin terlihat konyol, tetapi tidak semua orang mengenal dirinya sendiri. Orang-orang memiliki pandangan yang bias atau berprasangka apabila diminta untuk mengenal kemampuan dan keterbatasan mereka sendiri. Mereka percaya bahwa diri mereka lebih mulia, cerdas, berbakat, aktif, ramah dan kuat daripada yang sebenarnya. Di sisi lain, mereka cenderung untuk meremehkan keterbatasan atau kelemahan mereka. Karena alasan ini, orang tidak memiliki penilaian yang tepat tentang diri mereka sendiri.

Mengenal diri sendiri berarti memahami sifat Anda. Ini berarti memiliki evaluasi yang adil atas kemampuan dan ketidaksempurnaan Anda. Jika Anda mengetahui kekuatan dan kelemahan Anda, Anda akan tahu apa yang dapat Anda harapkan dari keputusan dan tindakan yang Anda ambil. Seseorang yang terlibat dalam pasar saham dapat menjadi trader (investor jangka pendek) atau investor jangka panjang, berdasarkan sifatnya.

Orang yang sangat aktif yang menginginkan hasil dengan cepat lebih cocok untuk menjadi seorang trader. Demikian juga, orang yang lebih pasif akan lebih diuntungkan apabila dia menerima dirinya lebih cocok sebagai investor jangka panjang. Saat orang pasif mencoba menjadi trader, atau orang aktif atau tidak sabar mencoba menjadi investor jangka panjang, semuanya akan menjadi salah. Anda perlu memahami sifat Anda, menerimanya dan membuat strategi investasi yang sesuai dengan sifat Anda, bukan sebaliknya.

2. Ketahui Investasi Anda

Untuk menjadi sukses di pasar saham, Anda harus tahu tentang investasi Anda. Sebelum membuat keputusan investasi, investor harus memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang kemungkinan yang akan muncul dari investasi mereka. Anda perlu melakukan riset yang cukup sebelum menginvestasikan uang Anda. Apakah Anda seorang fundamentalis atau seorang analis teknis, melakukan riset sangatlah penting untuk mendapatkan keberhasilan investasi. Gaya dalam melalukan riset mungkin berbeda antara investor yang satu dengan yang lainnnya, tetapi itu adalah suatu keharusan jika Anda ingin menaruh uang ke pasar saham.

Apakah Anda membeli pakaian Anda tanpa melihatnya terlebih dahulu? Mungkin ada yang menjawab tidak. Tetapi sebagian dari Anda akan memilih warna, model, dan bahan yang tepat terlebih dahulu. Anda mencobanya dan memutuskan apakah itu cocok untuk Anda atau tidak. Anda mencari pakaian alternatif lainnya. Jika Anda menyukai salah satu dari pakaian tersebut, maka Anda menawar harganya. Terakhir, jika Anda mendapatkan pakaian yang paling Anda sukai dengan harga yang menurut Anda pantas, maka keputusan final apakah Anda membeli atau tidak hanya ada pada diri Anda.

Anda menghabiskan begitu banyak waktu untuk berbelanja pakaian yang harganya sangat murah dibandingkan dengan saham yang Anda beli. Lalu bagaimana bisa diakatakan masuk akal jika Anda membeli saham sebuah perusahaan tanpa melakukan riset apapun tentangnya. Anda setidaknya harus mengikuti panduan saat membeli saham seperti yang Anda lakukan saat membeli pakaian.

3. Jangan Mengikuti Orang Banyak (massa)

Harga saham bergerak karena pergerakan psikologi massa. Ketika massa merasa aman dan terbuai, pasar saham akan naik ke level tertinggi setiap harinya. Di sisi lain, ketika massa merasa takut dan tertekan, pasar jatuh. Meskipun, massa menggerakkan pasar, mengikuti pergerakan massa mungkin berbahaya bagi kesuksesan investasi Anda. Anda harus selangkah lebih maju dari massa jika Anda ingin menjadi yang terdepan dalam “permainan” ini.

Sebagai contoh apabila suatu saham mendapat sentimen negatif dari investor serta investor tersebut memberikan komentar negatif di media sosial dan mendesak orang lain untuk menjual saham mereka maka harga saham akan cenderung menurun. Namun, ketika harga saham tersebut mulai naik kembali, akan ada transaksi besar terhadap saham tersebut dengan umpan balik positif di media sosial.

Jika Anda mengikuti massa, kemungkinan besar Anda akan tertinggal karena massa bereaksi terlambat seperti yang dapat kita lihat pada contoh diatas. Ketika saham diatas layak dibeli, ada sentimen umum untuk menjual saham tersebut. Demikian juga, ketika harga saham naik dua kali lipat dalam sebulan, sentimen umum tampaknya adalah melakukan pembelian secara agresif. Ini bisa menjebak investor. Nah, untuk bisa sukses dalam pasar saham, seseorang harus memiliki kemampuan untuk melawan arus dan bertindak bijaksana (sering kali berlawanan dengan massa).

4. Jangan Menginvestasikan Uang Anda hanya berdasarkan dari tips dan rumor orang lain

Uang itu milik Anda. Mengapa Anda harus berinvestasi dengan hanya mendengarkan rumor orang lain dan tips yang tidak berguna? Ini sangat jelas. Keputusan untuk berinvestasi harus berasal dari diri Anda sendiri berdasarkan pekerjaan rumah atau riset yang Anda lakukan sendiri. Bagaimana Anda bisa yakin bahwa tips yang Anda dapatkan dari orang lain secara gratis bisa menjadi tips yang menguntungkan? Jika pemberi tips mengetahui sesuatu yang bisa menghasilkan banyak uang, apakah dia akan membagikan dengan mudahnya kepada Anda? Jika dia begitu yakin dengan tipsnya, bukankah dia akan berinvestasi sebanyak yang dia bisa? Jadi, berhentilah mendengarkan orang lain dan kerjakan pekerjaan rumah Anda sendiri. Jika tidak, temukan orang yang paling andal atau dapat dipercaya untuk menangani investasi Anda. Anda tidak perlu melibatkan diri dalam setiap aspek kehidupan Anda. Jika Anda seorang dokter, jadilah dokter. Anda tidak perlu menjadi ahli pasar saham. Biarkan perencana keuangan yang andal dan cerdas menangani investasi dan keuangan Anda.

5. Jika Memungkinkan, Berinvestasilah untuk Jangka Panjang

Untuk investor kelas menengah, memiliki pandangan jangka panjang tentang pasar saham bisa sangat bermanfaat. Rata-rata orang tidak dapat menghabiskan sebagian besar waktunya mengikuti harga pasar setiap detik. Membeli dan menjual saham terus-menerus mungkin tidak ideal untuknya. Dalam setiap pengambilan keputusan untuk membeli atau menjual saham harus memiliki alasan yang cukup di belakangnya. Untuk membuat sejumlah besar keputusan memerlukan penelitian dan studi yang panjang, yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh investor kelas menengah. Menemukan perusahaan yang bagus di mana dia dapat menaruh uang tabungannya untuk jangka waktu yang lama, bisa menjadi strategi yang ideal. Dia mungkin tidak terganggu oleh volatilitas pasar yang tak ada habisnya. Ini dapat mencegahnya membuat kesalahan dari market timing.

Jika Anda mengikuti 5 aturan penting ini, kemungkinan besar Anda akan berhasil dalam usaha investasi Anda.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: