Diversifikasi Yang Berlebihan Dapat Merusak Portofolio Anda

Diversifikasi Saham

Anda dapat berinvestasi dalam bentuk saham dari berbagai sektor seperti bank, asuransi, perusahaan manufaktur, tambang, hotel, keuangan mikro, dll. Untuk mengurangi risiko dan memaksimalkan return (keuntungan) Anda, Anda perlu mendiversifikasi investasi Anda ke sektor-sektor yang ada. Saat merancang portofolio investasi Anda, Anda mungkin juga cenderung ke sektor tertentu. Misalnya, saham bank komersial mungkin memiliki bobot lebih pada portofolio Anda. Preferensi ini didorong oleh banyak faktor seperti return, risiko, intuisi, dll.

Teori portofolio menunjukkan bahwa berinvestasi dalam berbagai kelas aset yang tidak terkait dapat membantu mengurangi risiko Anda. Konsepnya bukan untuk menaruh semua telur Anda ke dalam satu keranjang. Teori portofolio modern menunjukkan bahwa dengan berinvestasi di lebih dari satu saham, seorang investor dapat memperoleh manfaat dari diversifikasi dengan mengurangi keseluruhan risiko portofolio. Untuk kedepannya mungkin ini juga berguna untuk membangun kumpulan portofolio yang paling optimal yang menawarkan return tertinggi untuk kemudian dapat dijadikan sebagai bahan acuan dalam penentuan level resikonya.

Umumnya, semua investor setuju dengan konsep tersebut dan mengikuti strategi diversifikasi. Tetapi sangat penting bagi Anda untuk menghindari diversifikasi berlebihan untuk mendapatkan return yang baik. Jadi, buatlah strategi yang jelas sebelum mendiversifikasi investasi Anda.

Sebelum mendiversifikasi portofolio Anda, pertama-tama, Anda harus menilai kinerja masa lalu dari saham tersebut (katakanlah lima tahun terakhir), menganalisis tren pasar, mengevaluasi prospek masa depan, dan menghitung risiko dan return dari saham tersebut. Berdasarkan hasil analisis tersebut, buatlah strategi investasi yang sesuai. Menetapkan bobot  adalah salah satu tugas penting yang perlu Anda lakukan. Misalnya, Anda mungkin memprioritaskan untuk menyimpan lebih banyak saham ke sektor yang kurang bergejolak, sementara beberapa orang mungkin lebih suka menempatkan saham ke sektor yang lebih bergejolak untuk mendapatkan return yang lebih banyak. Pendekatan risiko-return juga menentukan keputusan portofolio individu.

Diversifikasi saham dalam suatu sektor juga diperlukan. Menempatkan beberapa perusahaan blue-chip (perusahaan yang memiliki reputasi nasional dari sisi kualitas, kemampuan, dan keandalan untuk beroperasi yang menguntungkan dalam situasi ekonomi baik maupun buruk) dalam portofolio Anda akan melindungi Anda saat pasar jatuh parah. Memadukan saham perusahaan besar dengan kecil dapat menjadi strategi diversifikasi yang tepat untuk mengurangi keseluruhan risiko portofolio. Misalnya, saham yang memberikan return biasa saja yang diperdagangkan dengan harga murah bisa menjadi tambahan yang bagus untuk portofolio Anda. Saham ini tidak memiliki persentase tinggi dalam portofolio Anda dan memberi Anda return yang memuaskan.

Juga mempertahankan banyaknya jumlah saham dalam angka tertentu dalam portofolio Anda sangat penting. Misalnya, dalam memilih 10-15 saham yang berpotensi naik nilainya jauh lebih mudah daripada 20-25 saham. Paling baik, jika Anda memiliki jumlah yang besar dari saham yang Anda miliki di portfolio hanya akan memberi Anda return dari pasar dengan nilai yang biasa saja. Juga, akan mudah untuk melacak saham dalam portofolio Anda jika jumlahnya lebih sedikit. Singkatnya, portofolio yang terlalu terdiversifikasi mungkin tidak memberi Anda return yang diharapkan.

Beberapa saham dalam portofolio Anda pasti akan menyebabkan kerugian tetapi Anda tidak perlu khawatir tentang itu. Jika mereka memiliki persentase yang besar dalam portofolio Anda, maka Anda harus mempertimbangkannya karena hal itu memengaruhi keseluruhan kinerja portofolio Anda. Untuk mendapatkan pengembalian yang konsisten dalam investasi saham Anda, menyimpan saham bagus dalam jumlah yang sesuai dari berbagai sektor dalam portofolio Anda adalah suatu keharusan.

Diversifikasi Saham
Next Post

No more post

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *