Kamus Bahasa Investasi

Analis Saham :  Analisa saham dalam konteks investasi merupakan kajian mengetahui apakah saham tertentu memiliki potensi. Tipe Analisa cukup sering di gunakan adalah analisia fundamental dan Analisa teknikal

AUM /Aset Under Management : AUM (total dana kelolaan) adalah keseluruhan dana yang di kelola oleh suatu Manajer Investasi

Afiliasi : Hubungan antara Perusahaan dengan pihak yang secara langsung atau atidak langsung mengendalikan, dikendalikan,atau di bawah suatu pengendalian dari perusahaan tersebut atau hubungan antara perusahaan dengan pemegang saham utama

Agio Saham : Selisih lebih setoran pemegang saham diatas nilai nominalnya dalam hal saham di keluarkan dengan nilai nominal

Aktiva berwujud Bersih (Net Tangible Assets) : Total Aktiva di kurangi dengan Aktiva tidak berwujud, Aktiva Pajak tangguhan, dan Total Kewajiban termasuk Hak Kepemilikan Minoritas

Aktiva Tidak Berwujud : Aktiva non moneter yang dapat diidentifikasikan dan tidak memiliki wujud fisik serta dimiliki untuk digunakan dalam menghasilkan barang atau jasa, disewakan kepada pihak lainnya, atau untuk tujuan administratif

Akuisisi : Penggabungan badan usaha dengan cara menguasai sebagian besar saham badan usaha lain. Dengan skuisisi, dua atau lebih badan usaha

Allotment (Penjatahan) : Suatu jumlah yang di setujui untuk dipenuhi bagi setiap permohonan pembelian efek yang diajukan para pemodal sebagai akibat tidak terpenuhinya seluruh permoohonan karena jumlah permohonan melebihi jumlah penawaran pada masa pasar Perdana.

Anggota Bursa : Perusahaan efek yang telah memiliki izin usaha sebagai Perantara Pedagang efek dari OJK dan telah memperoleh Persetujuan Keanggotaan bursa.

Annual Report (Laporan Tahunan) : Suatu laporan resmi mengenai keadaan keuangan emiten dalam jangka waktu 1 tahun. Termasuk di dalam laporan ii antara lain Neraca Perusahaan, Laporan Laba/Rugi/Neraca Arus Kas. Laporan ini harus di sampaikan kepada para pemegang saham untuk di setujui dalam RUPS untuk selanjutnya di sahkan sebagai laporan tahunan resmi perusahaan.

Ask Price : Harga penawaran atas order jual. Sistem JATS akan memperioritaskan harga dengan penawaran jual terendah

Auto Reject : Penolakan secara otomatis oleh JATS terhadap penawaran jual dan atau permintaan beli efek yang dimasukan ke JATS akibat dilampauinya batasan harga yang ditetapkan oleh bursa.

Bearish / bear market : Bear market adalah kondisi pasar yang di tandai dengan menurunnya harga instrument investasi. Biasanya mendorong investor untuk menjual asset mereka guna mencegah kerugian yang lebih besar.

Blue Chip : Saham blue chip mengacu pada saham dalam sebuah perusahaan dengan reputasi nasional untuk kualitas, keandalan, dan kemampuan beroperasi secara menguntungkan di saat baik maupun buruk. Bisa dikatakan sebagai pilihan bagi investor, baik pemula maupun ahli.

Broker/Pialang : Broker atau pialang adalah individu/perusahaan yang menjual perantara jual beli saham

Bullish /bull market : Bullish atau bull market merupakan adalah kondisi pasar keuangan ketika harga naik atau di perkiraan akan naik.

CAGR /Coumpound Annual Growth Rate : CAGR adalah tingkat pertumbuhan reksa dana dalam jangka waktu (tahun-tahun ) terakhir. Misalnya, CAGR 3Y berarti pertumbuhan dalam 3 tahun terakhir.

Capital Gain : Capital Gain adalah keuntungan yang di peroleh dengan menjual aset. Misalnya , jika beli suatu efek seharga Rp. 5000, dan dijual dengan harga Rp. 7500, maka Rp 2500 adalah di sebut dengan Capital gain.

Capital Loss : Capital Loss adalah kerugian yang di sebabkan penjualan aset. Misalnya jika beli saham dengan harga Rp 10000, dan di jual dengan harga Rp 8500 maka yang Rp1500 adalah Capital Los.

Coumpound Interes/ Bunga Majemuk : Bunga majemuk merupakanyang diberi berdasarkan modal awal dan akumulasi bunga pada periode sebelumnya.

Crowdfunding : Crowdfunding atau di sebut juga urun dana, merupakan upaya penggalangan dana untuk kemudian dislurkan bagi kepentingan tertentu. Pada umumnya  proyek atau bisnis. (Crowdfunding dapat dilakukan secara online).

Capital Asset Pricing Model (CAPM) : Suatu teori penetapan harga aktiva dimana tingkat pengembalian dari aktiva atau surat berharga adalah sebesar tingkat bunga bebas resiko di tambah dengan faktor peyesuaian sebesar risk premium di kalikan dengan resiko sistematik aktiva tersebut.

Cash Flow : Pencatatan perubahan modal kerja sehubungan dengan kegiatan usaha perusahaan yang dilaporkan. Catatan memperlihatkan perincian sumber uang kas dan penggunaanya.

Continious Auction : Suatu tindakan /keputusan perusahaan publik yang akan berpengaruh terhadap kepentingan pemegang saham, seperti pembagian deviden, pemberian saham bonus, stock split, penawaran umum terbatas, dll.

Conflict of Interest (benturan Kepentingan) : Perbedaan antara kepentingan ekonomi perusahaan dengan kepentingan direktur, komisaris, atau pemegang saham utama perusahaan.

Crossing : Transaksi jual beli yang di lakukan hanya oleh orang yang sama

Cut Loss : Upaya untuk menghindari kerugian lebih besar dengan menjual saham pada posisi merugi

Current Ratio (Rasio Lancar) : Rasio yang menunjukan sejauh mana aktiva lancar dapat menutupi kewajiban lancar.

Debitur : Debitur adalah pihak yang berhutang. Melalui penerbitan obligasi , suatu badan telah menjadi debitur.

Depositi/ Simpanan Berjangka : Deposito adalah Simpanan berjangka di bank yang menjajikan bunga tinggi ketimbang tabungan biasa. Deposito tidak bisa di cairkan sebelum tanggal jatuh tempo, dan biasanya tersedia dalam jangka waktu. 1,3,6, hingga 12 bulan.

Diversifikasi : Diversifikasi adalah menyalurkan dana investasi ke berbagai produk yang berbeda. Tujuannya untuk menstabilkan asrus uang. Sangat direkomendasikan untuk siapa saja. Bila satu produk investasi jatuh, maka masih punya prosuk lainnya yang bernilai lebih tinggi.

Dana Darurat : Dana darurat adalah merupakan uang yang kita simpan dengan tujuan menghadapi keadaan genting di masa depan. Dana darurat tidak boleh di belanjakan kecuali memang benar-benar darurat, misalnya di PHK, sakit dll.tujuannya agar kamu lebih siap menghadapi hal-hal yang tidak terduga dalam kehidupan di masa yang akan datang.

Deviden : Deviden adalah pembayaran yang di lakukan oleh perusahaan kepada pemegang sahamnya, biasannya sebagai bagi untung/pembagian laba. Ketika sebuah perusahaan menghasilkan laba atau surplus, perusahaan tersebut dapat menginvestasikan kembali laba dalam bisnis dan membayar proporsi laba sebagai deviden kepada para pemegang saham.

Daftar Negarif Investasi : Daftar Negatif Investasi (DNI adalah salah satu produk hukum yang di ciptakan untuk membuat investor asing memiliki kejelasan pilihan bidang usaha yang ada di Indonesia. DNI berisi daftar bidang usaha tertutup dan terbuka bagi asing berserta dengan persyaratannya.

Delisting : Delisting adalah Penghapusan efek dari daftar yang tercatat di bursa sehingga efek tersebut tidak dapat di perdagangkan kembali di bursa saham. Saham-saham yang pernah di delisting tetap dapat di perdagangkan di luar bursa dan status emiten tetap sebagai perusahaan publik.

Derivatif : Derivatif adalah Kontrak finansial antara 2 (dua) atau lebih pihak-pihak guna memenuhi janji untuk membeli atau menjual aset/komoditas yang dijadikan sebagai objek yang diperdagangkan pada waktu dan harga yang merupakan kesepakatan bersama antara pihak penjual dan pihak pembeli. Adapun nilai di masa mendatang dari objek yang di perdagangkan tersebut sangat di pengaruhi oleh instrumen induk yang ada di spot market.

Dilusi : Dilusi adalah Penurunan persentase pemilikan dari pemegang saham suatu perusahaan sebagai akibat dari bertambahnya jumlah saham yang beredar.

Disclaimer : Disclaimer adalah Pernyataan penolakan bertanggung jawab atas resiko investasi yang mungkinmuncul akibat penggunaan informasi yang terdapat pada suatu laporan riset, surat pernyataan atau sejenisnya.

Diversifikasi Portofolio : Diversifikasi Portofolio adalah Cara berinvestasi dengan menanamkan uang pada beragam instrument investasi untuk mengurangi resiko kerugian.

Divestasi : Divestasi adalah Penjualan kembali sahm perusahaan

Deviden Pay Out Ratio (Rasio Pembayaran Deviden) : Deviden Pay Out Ratio adalah Persentase tertentu dari laba perusahaan yang dibayarkan  sebagai deviden kas pemegang saham.

Deviden Yield : Deviden Yield adalah  Rasio nilai deviden terhadap harga saham.

Dual Listing : Dualisting adalah Pencatatan saham di lebih dari satu bursa sehingga likuiditas surat berharga tersebut lebih terjaga.

Ekonomi Makro : Ekonomi makro adalah merupakan pembelajaran mengenai ekonomi secara keseluruhan. Yang menjelaskan perubahan aspek ekonomi, seperti pasar tenaga kerja, pemerintah, perusahaan, dan lain-sebagainnya yang dapat memengaruhi banyak masyarakat, perusahaan, dan pasar.

Ekuitas : Ekuitas adalah persenan dari harta perusahaan yang menjadi hak pemilik perusahaan.

Ekonomi Mikro : Ekonomi mikro  merupakan pembelajaran mengenai perilaku konsumen dan perusahaan, serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas barang dan jasa.

Efek : Efek adalah surat berharga, yaitu surat pengakuan utang , surat berharga komersial, saham,obligasi, tanda bukti utang, Unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari efek.

Emiten : Emiten adalah pihak atau perusahaan yang menawarkan efeknya kepada masyarakat investor melalui penawaran umum.

Entitas Anak : Entitas Anak adalah perusahaan yang laporannya di konsolidasikan dengan perseroan  sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.

ESA (Employe Stock Allocation ) : Adalah program alokasi saham untuk karyawan.

ETF (Excang Trade Fund) : ETF adalah kontrak investasi kolektif yang unit penyertaaanya dicatat dan di perdagangkan di bursa efek seperti halnya saham.

Fluktuatif : Fluktuatif berarti naik-turunnya harga produk di pasar efek. Bisa melonjak tajam, atau turun drastis. Pasar fluktuatif berarti pasar yang harga prosuknya naik turun terus menerus.

Fund Facts Sheet /FFS/Informasi Pengelolaan Dana : Informasi Pengelolaan dana merupakan laporan berisi informasi kinerja, dana kelolaan, dan portofolio prosuk reksadana di bawah naungan suatu Manajer Investasi.

Face Value : NIlai normal, nilai yang tercantum pada sekuritas seperti wesel, obligasi danninstrumen sejenisnya.

Fakta Material : Informasi atau fakta penting dan relevan mengenai peristiwa, kejadian atau fakta yang dapat mempengaruhi harga efekatau keputusan pemodal, calon pemodal, atau pihak lain yang berkepentingan atas informasi atau fakta tersebut.

Fraksi Harga : Perubahan harga minimum atau satuan pecahan terhadap perubahan harga saham.

Gold : Sepanjang sejarah, emas merupakan komoditas unggulan. Logam mulia satu ini pun banyak dipilih sebagai instrumen investasi. Emas relatif mudah untuk di jual kembali atau sekedar di gadaikan. Saat ini, anda bisa berinvestasi emas tidak hanya dengan datang langsung ke toko emas tapi juga bisa di lakukan secara online.

Go Public : Penawaran umum saham yang di lakukan perusahaan kepada publik

Go Privat : Perubahan status perusahaan dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup

Growth Stock : Saham suatu perseroan yang sudah memperlihatkan perolehan peghasilan yang lebih cepat dari rata-rata selama beberapa tahun terakhir dan diharapkan akan menunjukan tingkat pertumbuhan laba yang tinggi

Harga Nominal : Nilai yang ditetapkan emiten untuk menilai setiap saham yang mereka terbitkan.

Harga Pasar : Harga terakhir yang di laporkan saat saham terjual di bursa.

Harga Pembukaan : Harga yang terjadi pertama kali pada saat jam bursa di buka.

Harga Penutupan : Harga yang terjadi pada saat akhir jam penutupan bursa.

Harga Perdana : Harga Saham yang paling tinggi atau paling rendah terjadi pada saat hari bursa.

Hari Bursa : Hari dimana bursa efek atau badan hukum yang menggantikannya menyelenggarakan kegiatan bursa efek menurut peraturan perundang undangan yang berlaku dan ketentuan-ketentuan bursa efek tersebut serta kliring dapat di lakukan oleh bank.

Hedging : Lindung nilai dengan cara melakukan transaksi di pasar berjangka posisi berlawanan dari pasar spot.

HMETD : Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu

Holding Company : Perusahaan yang memiliki saham dengan hak suara yang cukup di dalam perushaan lain untuk mempengaruhi dewan direksi sehingga dapat mengendalikan kebijaksanaan dan manajemen perusahaan tersebut.

Halting : Penghentian sementara perdagangan saham secara umum di bursa efek karena terjadi kenaikan / penurunan harga yang signifikan tanpa di dukung adanya informasi yang relevan.

Indeks : Indeks merupakan performa gabungan dari berbagai saham berkategori khusus. Indeks dapat mengindikasikan kondisi pasar secara keseluruhan . Misalnya Indeks LQ45 berarti performa dari 45 perusahaan pilihan. Bila indeks naik, berarti harga saham 45 perusahaan tersebut disimpulkan bergerak naik.

Inflasi : Inflasi merupakan proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus.

Investasi : Kegiatan menanam dana atau modal dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dimasa mendatang.

Investasi Emas : Emas seringkali di pilih sebagai instrumen investasi karena sifatnya yang mudah, relatif murah, dan memiliki pengembalian hasil tahunan yang relatif tinggi, meskipun tak luput dari resiko penurunan nilai. Emas relatif mudah untuk di jual kembali atau sekedar digadaikan. Saat ini , anda bisa berinvestasi emas tidak hanyadatang langsung ke toko, tapi juga bisa di lakukan secara online.

Investasi Jangka Panjang : Investasi jangka panjang adalah investasi yang di lakukan dalam rentang waktu yang lama, biasanya minimal satu tahun. Dalam investasi jangka panjang investor tidak akan menarik modal maupun keuntungan yang di dapat dalam kurun waktu yang cukup lama.

Investasi Jangka Pendek : Investasi jangka pendek adalah investasi yang di lakukan kurang dari setahun. Artinya, investor biasanya menarik modal dan keuntungan yang di dapatkan dari investasi jangka pendek dalam durasi kurang dari setahun.

Investasi Online : Investasi Online adalah kegiatan dalam jaringan internet (daring) yang berkaitan dengan keuangan dan ekonomi yang di tujukan untuk mendapatkan keuntungan. Pastikan aplikasi investasi online yang di gunakan sudah mendapat sertifikasi dari OJK.

Investasi Syariah : Kegiatan penempatan dana pada satu aset perusahaan atau lebih dengan tujuan mendapatkan keuntungan yang sesuai dengan prinsip dan hukum islam yang berpegangan pada syariah islam.

Investasi Properti : Investasi properti adalah kegiatan menanamkan modal atau dana serta kemampuan kita dalam pengembangan properti.

Indeks Harga Saham : Indeks harga saham merupakan indikator utama yang menggambarkan pergerakan harga saham.

Indeks Harga Saham Gabungan : Indikator gabungan dari pergerakan harga seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, baik saham biasa maupaun saham preferen. Hari dasar perhitungan IHSG adalah tanggal 10 Agustus 1982 dengan nilai 10.

Ijin Perseroan (Individual Licence) : Ijin yang di berikan perorangan untuk menjalankan kegiatan usaha, dalam hal ini sebagai Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE).

Insider Trading : Transaksi saham berdasarkan bocoran dari orang dalam , pihak-pihak yang terkait dengan emiten, konsultan perusahaan atau regulator (insider information). Transaksi seperti ini umumnya melibatkan orang-orang yang menurut aturan tidak boleh melakukan transaksi, seperti direktur perusahaan yang sedang memperdagangkan saham perusahaan sendiri.

Jual Beli Emas : Jual-beli emas seringkali di lakukan huna meraup keuntungan. Seperti jual-beli instrumen investasi lainnya, pihak yang membeli emas mengharapkan untuk dapat menjualnya kembali dengan harga lembih tinggi.

Jenis Saham : Saham di bedakan jenisnya menurut kepemilikan, karakter, maupun kapitalisasi pasarnya. Jenis-jenisnya saham yang populer di kalangan investor pemula meliputi: saham blue chip, saham pendapat, saham tumbuh dan saham nilai.

Jenis-jenis Investasi : Jenis-jenis investasi populer di Indonesia meliputi properti , logam mulia (emas), deposito, saham, obligasi, reksa dana, peer to peer lending.

JATS (Jakarta Automed Trading System) : System yang merupakan sistem perdagangan efek yang berlaku di Bursa Efek Indonesia untuk perdagangan yang di lakukan secara otomatis dengan menggunakan sarana komputer.

JONEC (Jakarta Open Network Environment Client) : Sarana di Anggota bursa efek yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan oleh Anggota bursa efek untuk mengakses JATS melaui Jaringan dan Terminal Remote Trading sesuai dengan Panduan Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas.

JONES (Jakarta Open Network Environment Server) : Sarana di bursa yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang di gunakan oleh bursa untuk meneruskan penawaran jual dan atau permintaan beli dari Anggota bursa efek ke JATS seuai dengan Panduan Perdagangan efek Bersifat Ekuitas

Kapitalisasi :  Kapitalisasi merupakan nilai total dari seluruh efek , utang jangka panjang, dan pendapatantersimpan yang dimiliki perusahaan.

Kreditur : Kreditur adalah pihak pemberi utang. Melalui pembelian obligasi, anda telah menjadi kreditur dari yang mengeluarkan obligasi.

Kalender Bursa : Kalender mengenai hari di selenggarakan perdagangan efek di bursa.

Kapitalisasi Pasar : Harga saham perusahaan di kalikan jumlah saham yang beredar.

KIK (Kontrak Investasi Kolektif) : Kontrak antara Manajer Investasi (MI) dan Bank Kustodian. Dalam kontrak itu MI diberi wewenang mengelola portofolio investasi secara kolektif, dan Bank Kustodian di beri wewenang untuk menerima penitipan secara kolektif.

Kliring : Proses penentuan hak dan kewajiban anggota Kliring yang timbul atas transaksi bursa yang di lakukan di bursa efek.  Tujuan dari proses kliring adalah agar masing masing anggota kliring mengetahui hak dan kewajibannya baik berupa efek maupun uang untuk diselesaikan pada tanggal penyelesaian.

Kontrak Opsi Saham (KOS) : Satuan Perdagangan opsi saham yang ditetapkan dalam suatu kontrak

KPEI : Lembaga yang menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi bursa.

KSEI : PT Kustodian Sentral Efek Jakarta, berkudukan di Jakarta  Seatan, yang merupakan Lembaga Penyelesaian dan Penyimpanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di pasar Modal.

Kustodian : Kustodian adalah lembaga yang bertanggung jawab untuk mengamankan aset keuangan dari suatu perusahaan ataupun perorangan. Bank kustodian dalam investasi reksa dana  bertugas untuk menyimpan , mengawasi dan menyimpan uang anda

Manajer Ivestasi : Perusahaan yang melakukan pengelolaan dana untuk nasabah lewat investasi efek.

Manajement Fee : Sejumlah dana yang di berikan ke sejumlah pihak yang terkait dengan pengelolaan reksadana, seperti biaya transaksi pialang, biaya jasa MI, Notaris, AKuntan Publik, Bank Kustodian dan sebagainya.

Manajer Investasi : Pihak yang mendapat izin dari Bapepam untuk mengadakan kegiatan usaha mengelola portofolio efek bagi para nasabah atau mengelolaPortofolio INvestasi kolektif untuk sekelompok nasabah.

Manipulasi Pasar : Upaya mempengaruhi investor lain dalam mengambil keputusan investasi melalui informasi yang tidak benar.

Margin Call : Perdagangan saham yang kondisi dimana sisa dana yang digunakan untuk menahan pergerakan market tidak mencukupi lagi

Margin Trading : Perdagangan saham dengan sebagian modal pinjaman dari pialang dengan jaminan saham yang di beli.

Market Share : Bagian pasar yang dapat diraih oleh perusahaan . Pangsa pasar menjadi salah satu indikator meningkatnya kinerja pemasaran suatu perusahaan.

.MESOP (Management and Employee Stock Option Program) : Penerbitan oopsi bagi para manajemen dan karyawan Perseroan untuk membeli saham Perseroan berdasarkan ketentuan yang telahditetapkan oleh Perseroan dan peraturan perundangan pasar modal yang berlak

Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) : Jumlah aset lancar di kurangi dengan seluruh liabilitas perusahaan dan Ranking Liabilitas, ditambah dengan Utang Subordinasi.

Monthly Statement : Laporan bank kepada nasabahmereka yang berisi catatan informasi mengenai transaksi selama satu bulan dan posisi keuangan pada akhir bulan tersebut.

Mudharabah : Bentuk kerjasama anatara dua atau lebih pihak dimana pemilik modal  (sahibul amal) mempercayakan sejumlah modal kepada pengelola  (mudharib) dengan suatu perjanjian di awal.

Musyarakah : Perjanjian diantara para pemilik modal /dana untuk mencampuradukan dana /modal mereka pada suatu usaha  tertentu, dengan pembagian keuntungan diantara pemilik dana/modal berdasarkan nisbah yang telah disepakati sebelumnya, sedangkan kerugian di taggumg semua pemilik modal  dana/modal berdasarkan bagian dana /modala masing-maing.

NAB (Nilai Aktiva Bersih) \Unit : NAB merupakan nilai \ harga bersih suatu unit penyertaan reksa dana di hari itu. Setiap harinya, harga ini akan berubah sesuai dengan jual\ beli reksa dana oleh investor, harga pasar, dan perubahan dana kelolaan.

Nabung Emas : Seperti menabunng uang, siapapun bisa memilih untuk menabung kekayaan.

NAB (Nilai Aktiva Bersih) : Nilai yang menggambarkan total kekayaan bersih Reksa Dana setiap harinya.

NAB (Nilai Aktiva Bersih) : Nilai yang menyatakan harga suatu reksa dana, dan transaksi di lakukan berdasarkan nilai tersebut.

Netting : Kegiatan kliring yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi setiap anggota kliring untuk menyerahkan atau menerima saldo efek tertentu untuk setiap jenis efek yang ditansaksikan dan untuk menerima atau membayar sejumlah uang untuk seluruh efek yang ditransaksikan.

Nisbah : Rasio atau perbandingann pembagian keuntung (bagi hasil) antara shahib al-mal dan mudharib.

Obligasi : Obligasi merupakan surat pernyataan utang\surat utang. Pemegang obligasi berarti memegang janji dari suatu badan\instansi bahwa utang (beserta bunganya) akan di bayar dalam tempo tertentu.

OJK\Otoritas Jasa Keuangan : Lembaga negara yang tugasnya menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadp keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan.

Offer : Penawaran jual suatu saham di bursa oleh calon penjual dimana harga penawarannya di sebut offer price.

Open Price : Harga pada saat bursa pertama kali di buka setiap hari.

 

Share and Enjoy !

Shares