Awas Jangan Sampai Tertipu, Tips Terhindar Dari Investasi Bodong!

investasi bodong

Sumber: mediaindonesia.com

 

Baru baru ini ramai di perbincangkan di berbagai media terkait adanya penipuan atas nama investasi atau trading dengan jumlah kerugian yang fantastis. Jumlah korbannya juga mencapai ribuan dengan kerugian mulai dari yang hanya ratusan ribu hingga yang milyaran.

Kemudahan teknologi informasi selain memudahkan dalam transaksi juga ternyata juga kerap di manfaatkan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menjerat para korban. Budaya flexing atau yang di kenal dengan pamer kekayaan yang di lakukan para influencer turut mempersubur praktek penipuan yang ujung ujungnya investasi bodong atau ilegal.

Banyak masyarakat yang terpikat untuk mendapatkan kekayaan secara instan tanpa mempertimbangkan aturan main baik secara logika maupun legalitas. Sehingga tanpa sadar mereka terjebat di suatu instrumen yang bukannya memberikan keuntungan tapi malah menjadi jalan menuju kemiskinan.

Buat sobat investor yang belum terlanjur menjadi korban investasi bodong. Jangan terburu buru memilih instrumen investasi atau tergiur dengan investasi yang berlebihan.

Cermati dan teliti terlebih dahulu produk investasi yang di tawarkan kepada anda, agar tidak terjebak pada investasi bodong. Berikut ini kami sajikan beberapa ciri investasi bodong yang harus kita waspadai:

Pertama, Entitas yang menawarkan investasi tidak memiliki izin dari otoritas yang berwenang. Diantara lembaga yang memberikan izin investasi di Indonesia adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk Jasa Keuangan, maupun Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti) untuk jasa Komoditi.

Kedua, Menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat dengan tanpa risiko, Biasanya yang di sampaikan hanyalah keuntungan yang melimpah tanpa memberitahukan resikonya.

Ketiga, Menawarkan produk investasi melalui media sosial, grup Whatsapp, Telegram, yang mencantumkan foto artis, tokoh agama, atau public figure. Menjadikan orang berpengaruh untuk mempengaruhi calon nasabah.

Keempat, Informasi terkait proses bisnis investasi tidak jelas. Penjelasan alur bisnisnya bertele tele tau terkadang samar samar.

Kelima, Menawarkan keuntungan (bonus) jika berhasil mendapatkan anggota baru. Semakin banyak member baru maka semakin banyak bonusnya.

Keenam, Menjanjikan aset yang diinvestasikan aman dan memberikan jaminan pembelian kembali (buyback).

Demikian lah ciri-ciri investasi bodong yang harus di hindari agar tidak terlanjur terjebak. Jika kita mendapatkan tawaran investasi yang mempunyai kemiripan ciri-ciri tersebut lebih baik di konfirmasi terlebih dahulu kepada OJK.

Ada beberapa saluran yang bisa kita manfaatkan untuk mencari tahu terkait legalitas suatu entitas kepada OJK. Diantaranya bisa melalui Layanan Kontak di 157, melalui surat elektronik ke alamat konsumen@ojk.go.id serta melalui whatsapp 081157157157.

Sumber: SikapiUangmu

Share and Enjoy !

Shares
investasi bodong
Previous Post

No more post

investasi bodong
Next Post

No more post

1 Comment

  1. Duh baca tulisan-tulisan yang didemoin agak deg-degan yaaa, soalnya orang terdekat saya juga ada yang ikut trading. Tapi gak semua salah dong yaa, kita juga kudu cerdas memilih investasi yang bener.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: